Eliminasi TB 2030 di Puskesmas Wanasari

TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan karena adanya kuman Mycobacterium Tuberculosis yang masuk ke dalam tubuh melalui pernafasan. TBC adalah penyakit infeksi yang menular dan juga dapat menyerang organ tubuh, terutama paru-paru.

erdasarkan data WHO Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia, diperkirakan ada 824.000 kasus dengan angka kematian mencapai 93.000, setelah India dan China. di kabupaten Brebes sendiri khususnya di wilayah kerja Puskesmas Wanasari tidak pernah ada kasus kematian, bahkan angka kesembuhan terus meningkat, sedangkan angka kejadian TB semakin tahun semakin meningkat.

berkaitan dengan hal tersebut, sangat penting bagaimana kita mensosialisasikan (tentang TB), menemukan (TOSS TB) kalau ada orang punya gejala TBC bisa didorong untuk segera diobati, karena jika pengobatan TBC tidak dilakukan dengan tepat dan cepat, maka kuman-kuman TBC akan menjadi kebal terhadap pengobatan biasanya disebut Tuberculosis Multi-drug Resistant (TB MDR) atau Tuberculosis Extensively-drug Resistand (TB XDR).

ada tiga (3) strategi yang dapat dilakukan yaitu peningkatan kemitraan TB melalui forum koordinasi TBC, peningkatan kemandirian masyarakat dalam penanggulangan TBC dan penguatan manajemen program melalui penguatan sistem Kesehatan. maka kemitraan dengan lintas sektor adalah mutlak dalam mendukung kegiatan eliminasi TB 2030.

KEGIATAN POSBINDU DI PUSKESMAS WANASARI

Pada Hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022, Puskesmas Wanasari mengadakan kegiatan Posbindu di wilayah kerja Puskesmas Wanasari, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelayanan kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) di masyarakat.

Posbindu Penyakit Tidak Menular merupakan jawaban dari masalah kesehatan diatas. Posbindu PTM merupakan bentuk peran serta masyarakat untuk mendeteksi dini, pemantauan dan tindak lanjut dini dari faktor resiko PTM secara mandiri maupun berkesinambungan.

Sasaran penyuluhan adalah masyarakat usia produktif dan Lansia (usia >15 tahun), kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kesehatan khususnya tentang masalah Penyakit Hipertensi dan agar masyarakat bisa secara rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan sehingga penyakit tidak menular dapat dikendalikan.